Halloween Ends, Penutup Saga Sang Pencabut Nyawa

Sejak tayang perdana di tahun 1978, Michael Myers tampaknya tidak akan pernah mati. Segala cara telah dilakukan oleh Laurie serta keluarganya untuk menumpas sang pencabut nyawa bertopeng tersebut, namun entah kenapa ia tetap bangkit kembali. Namun Halloween Ends menjanjikan finale yang benar-benar merupakan akhir dari kisah Michael Myers vs Laurie Strode yang sudah berlangsung selama 44 tahun.

Sebagai film ke-13, tampaknya akhir ini cukup definitif, mengingat sang pemeran utama Jamie Lee Curtis sudah menginjak usia 63 tahun. Sudah saatnya semua orang mendapatkan konklusi dari kisah sang pencabut nyawa tersebut. Lalu, seperti apa kisah penutup saga Halloween ini?

The (Real) End

Beberapa tahun setelah kejadian di Halloween Kills (2021), Laurie Strode (Jamie Lee Curtis, Everything Everywhere All At Once) kini berusaha untuk move on dari trauma bertahun-tahun yang telah dialami oleh dirinya. Apalagi ia baru saja kehilangan sang putri, Karen (Judy Greer) di kisah sebelumnya. Laurie bahkan mulai menuliskan kisah panjang perjuangannya menjadi sebuah buku,

Disisi lain, cucu Laurie, Allyson (Andi Matichak, Blue Bloods) yang kini bekerja sebagai seorang perawat tengah dimabuk cinta setelah diperkenalkan Laurie kepada seorang anak muda pendiam, Corey Cunningham (Virgin River). Sayangnya, ditengah-tengah ketenangan tersebut, Michael Myers kembali meneror para penduduk Haddonfield.

Bagaimana ia bisa bangkit kembali dan akhirnya berhadapan langsung dengan Laurie biarkanlah menjadi misteri yang hanya akan diketahui setelah penonton menyaksikannya sendiri di layar lebar. Namun satu hal yang pasti sutradara David Gordon Green (The Sex Lives of College Girls) menjadikan film ini finale dari segala finale untuk franchise Halloween.

Evil Doesn’t Die

Karakter Allyson di film ketiganya ini masih sama seperti sebelumnya, keras kepala dan sok tahu. Semakin bikin geregetan penonton yang menyaksikan keputusan-keputusan yang diambilnya. Kehadiran tokoh Corey semakin memanaskan suasana, baik dari segi percintaan maupun hubungan antara Allyson dan neneknya.

Tentu saja akting para pemeran Allyson dan Corey tidak terlalu menonjol, tapi akting bukanlah alasan kita menonton film Halloween, bukan? Meski tidak sepadat Halloween Kills, Ends yang berdurasi 1 jam 51 menit ini berhasil menyajikan beberapa adegan sadis, gory dan berdarah-darah -sesuatu yang pastinya sudah dinantikan oleh fans Halloween franchise.

Alih-alih ditusuk dengan pisau besar, kini kematian demi kematian yang disajikan terasa lebih kreatif. Bahkan ada sedikit vibe Final Destination di beberapa adegan. Mungkin bakal ada satu atau dua adegan yang membuat penonton meringis saking sadisnya, belum lagi final battle antara Laurie dengan Myers. Seseru apa? Tonton saja sendiri di layar lebar sekarang! Halloween Ends sudah tayang di bioskop-bioskop besar di Indonesia.

Related Post