Internet

Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi, Fungsi, dan Area

Home / Internet / Jenis-jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi, Fungsi, dan Area

Jenis Jaringan Komputer
Promo AirAsia

Pernah berpikiran nggak, gimana sih komputer yang ada di warnet saling terhubung satu sama lain?

Atau komputer yang ada di gedung-gedung bisa saling terkoneksi satu sama lain? Kok bisa ya?

Nah, semua itu terjadi karena adanya jaringan guys. Jaringan ini yang bisa membuat komputer satu dengan yang lainnya dapat terhubung.

Buat kamu yang mau belajar mengenai jaringan komputer, yuk belajar bersama dengan membaca artikel berikut ini.

Apa Itu Jaringan Komputer?

Jaringan Komputer

Jaringan Komputer

Nah, tadi sudah dijelaskan bahwa komputer dalam suatu gedung bisa saling terhubung karena adanya jaringan komputer.

Tapi apa itu jaringan komputer?

Jaringan komputer bisa diartikan sebagai sistem untuk menghubungkan dua perangkat komputer atau lebih dalam jangkauan tertentu.

Dengan adanya jaringan komputer, setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan dapat mengirim maupun menerima data.

Komputer yang menerima data atau layanan biasa disebut sebagai client. Sedangkan komputer yang mengirimkan data atau layanan biasa disebut sebagai server.

Warnet

Warnet

Contohnya seperti di Warnet. Operator warnet bisa disebut sebagai server, sedangkan orang lain yang ada di warnet tersebut bisa dibilang sebagai client.

Kenapa begitu?

Karena setiap orang yang ingin menggunakan PC di warnet tersebut, harus meminta akses terlebih dahulu kepada Operator warnet.

Warung Internet

Warung Internet

Jadi bisa dibilang Operator warnet yang mengirimkan data, sedangkan orang lain yang ingin menyewa PC di warnet adalah yang menerima data tersebut.

Nah, gimana? Udah paham dong tentang jaringan komputer?

Sekarang mari kita bahas tentang jenis-jenis jaringan komputer. Tentu jaringan komputer tersebut ada beberapa jenis ya.

Baca Juga: Cara Mempercepat Koneksi Internet di HP, 2x Lebih Cepat!

Berikut ini beberapa jenis-jenis jaringan komputer yang digolong menjadi beberapa macam.

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi

Nah, salah satu jenis jaringan bisa dilihat berdasarkan topologi yang digunakan guys. Tapi apa kamu tau apa itu topologi jaringan?

Apa Itu Topologi Jaringan?

Topologi Jaringan

Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah suatu konsep atau cara untuk menghubungkan beberapa komputer menjadi sebuah jaringan yang saling terhubung.

Tentunya topologi jaringan memiliki beberapa macam juga guys, dan memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing.

Nah, berikut ini beberapa topologi jaringan yang biasanya digunakan masyakarat saat ini.

1. Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi Bus merupakan salah satu topologi yang banyak digunakan saat ini. Karena selain sederhana, biaya penggunaan topologi ini juga tidak terlalu mahal.

Kelebihan lain dari topologi Bus adalah tidak memerlukan banyak sumber daya kabel. Jadi lebih irit kan guys.

Seperti yang dijelaskan tadi, setiap topologi memiliki kelemahan. Nah, kelemahan dari topologi Bus ini adalah apabila ada kabel yang terputus, maka jaringan yang lain juga akan terganggu.

Topologi ini juga tidak cocok untuk jaringan yang memiliki traffic padat.

Hal itu karena proses pengiriman dan penerimaan data kurang efektif dan efisien, sehingga sering terjadi tabrakan data.

Baca Juga: Wajib Main! Ini Game Online Android Terbaik dan Terpopuler

2. Topologi Star

Topologi Star

Topologi Star

Sesuai dengan namanya, topologi ini memang membentuk jaringan seperti bentuk bintang.

Pada topologi Star, setiap workstation atau client akan terhubung langsung ke server atau HUB.

Kelebihan dari topologi ini adalah ketika salah satu kabel jaringan rusak atau mengalami gangguan, maka yang mengalami masalah hanya jaringan tersebut saja.

Jaringan lain yang masih terhubung ke server tidak akan mengalami masalah.

Kelebihan lain dari topologi Star adalah mudahnya menambah workstation baru ke dalam jaringan tersebut tanpa mengganggu aktivitas jaringan lainnya.

Untuk kekurangannya, tentu topologi ini membutuhkan banyak kabel untuk membentuk suatu jaringan. Oleh sebab itu biaya yang harus dikeluarkan akan lebih banyak.

Selain itu juga server atau HUB pusat mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan mengalami gangguan juga.

Baca Juga: Game Offline Android Terbaik Paling Seru

3. Topologi Ring

Topologi Ring

Topologi Ring

Sesuai dengan namanya, topologi ini membentuk jalur jaringan yang melingkar sehingga membuatnya mirip seperti cincin.

Pada topologi Ring, semua workstation berperan sebagai Repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang jalurnya.

Itu berarti setiap workstation akan saling bekerjasama dalam menerima atau mengirim data.

Kelebihan yang kamu dapatkan jika menggunakan topologi Ring ini adalah mudah untuk dirancang dan diimplementasikan.

Selain itu penggunaan topologi Ring ini dapat menghemat biaya penggunaan kabel.

Nah, untuk kelemahannya, topologi Ring ini adalah ketika terdapat salah satu kabel jaringan yang putus, maka akan membuat jaringan yang lainnya terganggu bahkan gagal beroperasi.

Baca Juga: Jangan Makan Makanan ini Jika Ingin Ginjal Kamu Sehat

4. Topologi Tree

Topologi Tree

Topologi Tree

Jenis jaringan berdasarkan topologi lainnya adalah topologi Tree. Topologi Tree ini adalah gabungan antara topologi Star dengan topologi Bus.

Jadi beberapa topologi Star akan dihubungkan ke suatu jaringan topologi Bus sehingga membentuk topologi Tree ini.

Nah, beberapa orang juga menyebut topologi ini dengan sebutan topologi jaringan bertingkat.

Kenapa begitu?

Karena pada topologi ini terdapat beberapa workstation mulai dari yang tertinggi hingga yang terendah.

Workstation yang berada di atas atau bisa disebut sebagai pusat dapat mengatur workstation yang berada di bagian bawah.

Dengan demikian, kelebihan dari topologi ini adalah dapat membuat manajemen data menjadi lebih mudah, karena suatu data dapat terpusat menurut tingkatannya.

Selain itu, topologi ini juga tergolong mudah dikembangkan menjadi lebih luas lagi.

Hanya saja topologi ini memiliki kelemahan, yakni jika workstation yang berada di tingkatan tertinggi mengalami gangguan, maka seluruh workstation yang berada di bawahnya juga akan mengalami masalah.

5. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi Mesh atau topologi jala adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.

Dengan begitu, setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (Dedicated Links).

Itulah yang menjadi kelebihan dari topologi ini, yakni setiap data yang dikirim akan langsung dikirimkan ke perangkat tujuan tanpa harus melalui perangkat lainnya.

Dengan begitu setiap pengiriman atau penerimaan data akan semakin lebih cepat.

Kelebihan lainnya adalah jika kabel antara perangkat A dan B mengalami gangguan, maka tidak akan mempengaruhi koneksi antara perangkat A dengan perangkat lainnya, atau perangkat B dengan perangkat lainnya.

Selain itu, privacy dan security antar perangkat akan lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antar dua perangkat tidak dapat diakses oleh perangkat lainnya.

BACA
7 Tips Mengatasi Charging yang Lambat di Smartphone

Nah, jika membahas kelemahan dari topologi Mesh ini, kelemahannya terdapat pada biaya yang harus dikeluarkan.

Karena setiap perangkat harus saling terhubung dengan perangkat lainnya, oleh sebab itu penggunaan kabel akan lebih banyak digunakan dibandingkan dengan topologi yang lain.

Baca Juga: Fenomena Ini Tidak Masuk Akal, Namun Beneran Terjadi

6. Topologi Extended Star

Topologi Extended Star

Topologi Extended Star

Nah, topologi Extended Star ini adalah pengembangan dari topologi Star yang sebelumnya sudah kita bahas guys.

Bedanya, pada topologi ini membutuhkan lebih banyak repeater dalam satu perangkat pusat. Sehingga jangkauannya akan lebih panjang dibandingkan topologi Star yang biasa.

Nah, kelebihan dari topologi jenis ini adalah jika ada salah satu perangkat yang terputus, maka tidak akan mengganggu perangkat lainnya.

Selain itu pada topologi ini juga cukup mudah untuk mengubah atau menambah perangkat atau jaringan baru.

Sedangkan untuk kelemahannya, topologi ini sama seperti topologi Star pada umumnya, yakni sangat bergantung kepada pusat atau HUB.

Jika pusat mengalami gangguan, maka seluruh perangkat akan mengalami gangguan juga.

Dan lagi untuk membangun jaringan komputer ini, dibutuhkan kabel yang yang cukup banyak. Sehingga akan memakan biaya yang cukup besar.

Baca Juga: Mengerikan! Ini Bentuk ‘Makhluk’ yang Mendiami Tempat Terdalam di Lautan

Nah, itulah beberapa jenis jaringan berdasarkan topologi. Selanjutnya, yuk kita bahas jenis jaringan berdasarkan fungsinya.

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Fungsinya

Selain berdasarkan topologi, jaringan komputer juga dapat dikelompokkan berdasarkan fungsinya.

Berikut ini jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya.

1. Peer-to-Peer

Peer-to-Peer

Peer-to-Peer

Peer-to-Peer adalah jenis jaringan komputer yang sangat sederhana. Jaringan ini hanya menghubungkan dua perangkat yang saling terkomunikasi.

Pada jaringan jenis ini, setiap perangkat yang terhubung dapat berkomunikasi secara langsung tanpa adanya suatu perantara.

Jenis jaringan ini biasanya hanya menggunakan satu kabel untuk menghubungkat perangkat, sehingga biaya yang dibutuhkan juga sangat terjangkau.

Jika salah satu perangkat mati atau mengalami kerusakan, maka jaringan keseluruhan tidak akan terganggu.

Kelemahan dari jenis jaringan Peer-to-Peer adalah keamanannya yang kurang serta sulit untuk dikembangkan.

Baca Juga: Pindah Negara Yuk? Ini Negara dengan Populasi Cewek Cantik Terbanyak

2. Client Server

Client Server

Client Server

Nah, kalau jenis jaringan yang satu ini adalah yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam jaringan ini, terdapat perangkat yang bertugas sebagai server. Server disini memiliki tugas untuk memfasilitasi perangkat lainnya yang berada di dalam jaringan tersebut.

Sementara itu, perangkat yang difasilitasi oleh server disebut sebagai client. Keunggulan dari jenis jaringan ini adalah akses yang cepat dalam berbagi data, karena pengelolaannya dilakukan oleh server.

Selain itu, sistem keamanan dalam jaringan komputer ini juga lebih terjamin. Serta  terdapat proses back up yang baik karena terpusat pada server.

Nah, untuk kelemahannya, tentu jenis jaringan ini terfokus kepada server. Jadi jika server mengalami masalah, seluruh client akan mengalami masalah itu juga.

Di jaringan Client Server ini juga biasa terdengar istilah Upload (unggah) dan Download (unduh).

Upload adalah proses mengirimkan data kepada server, sedangkan Download adalah proses mendapatkan atau mengambil data dari server.

Baca Juga: Cara Kirim File dari PC ke PC Tanpa Kabel USB

Itulah beberapa jenis jaringan komputer berdasarkan fungsinya. Selain berdasarkan topologi dan fungsi, jenis jaringan juga dibagi menjadi beberapa area.

Jenis Jaringan Berdasarkan Area

Apa kamu sering mendengar istilah LAN, MAN, atau WAN? Kalau iya, apa itu LAN, MAN, atau WAN?

LAN, MAN, atau WAN adalah jenis-jenis jaringan komputer yang didasarkan atas cakupan area, geografis, atau skala jaraknya.

Tidak hanya LAN, MAN, atau WAN loh, ternyata ada jenis jaringan lain yang berdasarkan area. Apa itu? Langsung disimak aja ya guys.

1. Personal Area Network (PAN)

Personal Area Network

Personal Area Network

Personal Area Network atau biasa dikenal dengan sebutan PAN adalah jenis jaringan komputer yang memiliki area cukup pendek.

Jaringan komputer ini hanya mencakup komputer pribadi dengan perangkat disekitarnya. Misal keyboard, mouse, speaker, atau perangkat lainnya.

Biasanya jaringan ini dibantu dengan adanya USB ataupun teknologi wireless (Bluetooh) untuk menghubungkan setiap perangkat.

Baca Juga: 10 Headset Bluetooth Terbaik dengan Harga Murah!

2. Local Area Network (LAN)

Local Area Network

Local Area Network

Beranjak ke jaringan yang memiliki area lebih luas dibandingkan PAN. LAN merupakan suatu jaringan yang digunakan untuk mencakup wilayah tertentu saja.

Contohnya wilayahnya seperti suatu gedung kantor, sekolah, atau di dalam rumah. Di dalam jaringan LAN, terdapat beberapa komputer yang saling terhubung dimana salah satunya berperan sebagaiServer, sedangkan yang lainnya berperan sebagai Client.

Baca Juga: Ngakak Online! Foto Spanduk Caleg Ini Bikin Perut Mules

3. Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network

Metropolitan Area Network

Jenis jaringan komputer ini memberikan layanan dalam cakupan wilayah yang lebih luas, tepatnya mencapai 10 hingga 50 KM.

Jaringan MAN juga dapat disebut sebagai gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jaringan ini cocok dibangun guna menghubungkan antar kantor, pabrik, atau pusat pemerintahan dalam satu kota.

Baca Juga: Bahaya! Gula Darah Kamu Bisa Naik Jika Makan Makanan ini di Malam Hari

4. Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network

Wide Area Network

Untuk area yang lebih luas lagi, maka Wide Area Network atau WAN mencakup jangkauan yang lebih luas dibandingkan LAN atau MAN.

WAN dapat menghubungkan beberapa wilayah di suatu negara, hingga mencapai wilayah negara lainnya.

WAN biasanya dibangun oleh organisasi swasta atau penyedia layanan internet. Untuk membangun jaringan WAN, tentu dibutuhkan dana yang sangat banyak.

Baca Juga: Nggak Kalah Seram dari Kuntilanak! Ini Hantu Wanita Terkenal di Jepang

5. Internet

Internet

Internet

Nah, internet ini adalah jenis jaringan komputer yang dapat menghubungkan seluruh komputer di dunia.

Internet merupakan kumpulan dari seluruh LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia.

Setiap komputer yang terhubung ke jaringan internet, maka dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data atau informasi secara langsung.

Baca Juga: Sekolah Prostitusi? Ini Sekolah Paling Nyeleneh di Dunia

Nah, itulah beberapa jaringan komputer yang dibedakan berdasarkan cakupan area atau jaraknya.

Kesimpulan

Itu dia jenis-jenis komputer berdasarkan topologi, fungsi, hingga area ya guys. Gimana? Cukup banyak ya?

Tujuan dibentuknya jaringan komputer ini tentu agar setiap perangkat yang ada di dunia dapat saling terhubung satu sama lain.

Dengan begitu pertukaran data antar komputer di dunia dapat dengan mudah dilakukan. Nah, dengan demikian, cukup sudah pembahasan kita saat ini.

Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu agar mereka lebih paham tentang jenis-jenis jaringan komputer yang ada di dunia.

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Jangan lupa untuk LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
Komentar
To Top