Algoritma SEO

Mengenal Algoritma Google Hummingbird: Dampak dan Fungsinya

Kali ini kita akan memperkenalkan kamu pada salah satu algoritma google yang tak kalah populer, Google Hummingbird adalah salah satu algoritma Google yang cukup familiar juga.

Google memang mempunya banyak sekali algoritma untuk menigkatkan kualitas website yang muncul di mesin pencariannya. Pada beberapa hari yang lalu kita sudah membahas tentang Google Panda dan Google Penguin.

Nah, kali ini kita akan memperkenalkan kamu dengan algoritma yang tidak kalah populer dengan algoritma Google lainnya. Google Hummingbird merupakan algoritma Google yang sangat familiar. Untuk mengenalnya lebih dekat lagi, langsung saja kita simak penjelasannya.

Mengenal Algoritma Google Hummingbird

Algoritma Google Hummingbird

Google Hummingbird merupakan algoritma Google yang di luncurkan pada tanggal 27 September 2013, tepatnya bersamaan dengan hari jadi Google yang ke 15. Algoritma Google Hummingbird digadang-gadang dapat berinteraksi dengan pengguna secara lebih “Manusiawi” dan tentunya lebih bersahabat.

Algoritma ini sudah mulai digunakan Google pada tanggal 30 Agustus 2013. Nama Hummingbird sendiri diambil dari nama jenis burung, kalau di Indonesia biasa disebut burung kolibri. Bukan hanya sekedar nama saja, Google Hummingbird juga memiliki makna dari kata Hummingbird tersebut.

Makna dari Hummingbird tersebut ialah cepat dan berpresisi, yang berartikan algoritma Google Hummingbird lebih berpresisi dalam menampilkan hasil pencarian. Algoritma Hummingbird sangat berfokus sekali pada masing-masing kata di dalam query.

Google Hummingbird akan memastikan seluruh kata dalam query dan beserta maknanya. Dengan algoritma Google Hummingbird, Google akan mengerti apa yang diinginkan si pengguna saat menggunakan mesin pencarian.

Dampak Dari Google Hummingbird

Sama seperti algoritma Google lainnya, Google Hummingbird juga mempunyai dampak untuk website yang tidak mau mengikuti aturan dari Google. Algoritma ini merupakan update dari Google Panda dan Google Penguin, maka dampak yang hampir sama pasti akan berlaku juga.

1. Dampak Google Hummingbird Terhadap SEO

Dampak Terhadap SEO

Kekita algoritma Google Hummingbird diluncurkan banyak yang beranggapan bahwa “SEO is Dead” dan tidak berlaku lagi. Tetapi Google berkata lain, yaitu tidak ada hal yang baru dari SEO yang perlu dikhawatirkan oleh pemilik website.

Selama konten kamu merupakan konten yang original dan berkualitas, maka kamu tidak perlu khawatir dan yang perlu kamu ingat, algoritma Google Hummingbird memiliki hasil pencarian yang semakin membaik.

2. Dampak Terhadap Traffic Website

Dampak Terhadap Traffic Website

Penurunan traffic sudah menjadi momok yang menakutkan dengan hadirnya algoritma baru ini. Bisa saja traffic website kamu menurun dengan munculnya Google Hummingbird, tetapi kamu tidak perlu khawatir apabila kualitas konten yang kamu buat memang original.

Buatlah konten yang benar-benar dari diri kamu sendiri, itu akan menghindari kamu dari segala hukuman yang ada pada algoritma Google.

Cara Menghindari Hukuman Google Hummingbird

Setelah kita mengetahui dampak dari si Google Hummingbird, maka kamu pastinya akan bertanya-tanya bagaimana cara menghindari hukuman dari si Google Hummingbird. Kita akan memberitahu kamu bagai mana cara menghadapinya.

1. Gunakanlah Keyword yang Long Tail

Gunakan Keyword Long Tail

Google Hummingbird sangat mementingkan relevansi, jadi jika kamu memiliki keyword “HP Samsung Murah“, belum tentu kamu mendapatkan posisi yang bagus untuk “HP Samsung Paling Murah Terbaik Harga 2 Jutaan”.

Tetapi apabila kamu memasukan keyword “HP Samsung Paling Murah Terbaik“, maka kemungkinannya lebih besar untuk mendapatkan posisi yang baik pada mesin pencarian Google. Jadi Bagaimana? silahkan kamu praktikan sendiri.

2. Buatlah Artikel yang “Panjang dan Dalam”

Buatlah Artikel Panjang dan Dalam

Cobalah kamu buat artikel yang benar-benar dari pemikiran kamu sendiri, boleh saja kamu mencari referensi dari website lain agar tidak salah dalam menyampaikan informasi. Artikel yang original adalah artikel yang benar-benar akan di sukai oleh Google.

Artikel yang informatif pastinya akan menjabarkan segala info-info penting untuk para pembacanya. Artikel yang panjang dan dalam di sini adalah artikel yang menjelaskan secara rinci info yang kamu tulis di artikel dan bukan hanya sekedar basa basi saja.

3. Perhatikan SEO on Page

Perhatikan SEO on Page

Nah, ini juga sangat penting untuk menghadapi si Google Hummingbird. Kamu harus memperhatikan isi dari artikel kamu, janganlah kamu terlalu banyak menggunakan Bold dan Italic secara berlebihan, karena itu juga sangat sekali berpengaruh pada kualitas artikel kamu.

Menggunakan pengulangan keyword untuk meningkatkan artikel kamu juga harus sangat diperhatikan. Janganlah kamu menggunakan terlalu banyak keyword di dalam artikel, karena itu akan membuat artikel yang kamu buat menjadi keyword stuffing sehingga Google akan menganggap itu sebagai spam.

4. Pilih Backlink yang Terpercaya

Perhatikan Pemilihan backlink

Dalam melakukan pemilihan backlink kamu harus memastikannya terlebih dahulu legalitasnya, karena belum tentu backlink yang kamu pilih benar-benar relevan dengan artikel yang kamu buat, walaupun itu dari website ternama sekalipun.

Perhatikan juga anchor text-nya, bukan hanya memilih backlink yang relevan untuk aman dari Google Hummingbird. Sebaiknya kamu gunakan ancor text yang berbentuk nama website atau alamat website kamu agar terhindar dari hukuman Google hummingbird.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banyak Dibaca

To Top