Tech News

Indonesia Masuk Daftar Serangan Malware Melalui GitHub

Home / Tech News / Indonesia Masuk Daftar Serangan Malware Melalui GitHub

Baru-baru ini dikabarkan bahwa ditemukan malware di fasilitas hosting GitHub. Blog Post Avast juga menyebutkan bahwa Indonesia masuk daftar 10 negara yang akan mendapatkan serangan malware.

Jenis serangan tersebut merupakan Malware penambang mata uang crypto atau cryptocurrency mining dan jenis serangan ini rupanya telah menyaingi penyebaran virus ransomware. Avast ternyata berhasil mengindentifikasi penyebaran malware yang telah mengincar mata uang crypto yaitu Monera dan penyebarannya melalui GitHub. GitHub merupakan salah satu situs untuk menyimpan source code.

BACA
15 Antivirus Terbaik untuk Windows Tahun 2018

Malware Ada di Iklan Situs Game Online dan Situs Dewasa

Diagram Target Negara yang Diserang Malware

Cyber ternyata membuat forking atau menyalin semua proyek open source yang merukan pemilik pengembang lain secara acak dan menyisipkan file malware dalam bentuk file executable. Parahnya si korban ternyata tidak mendownload file malware tersebut secara langsung. Namun, melalui iklan untuk pengunjung situs game online dan situs dewasa agar si korban mengklik iklan tersebut.

Nah, iklan tersebut bersifat phising yang artinya ajakan untuk menginstall Flash Player untuk menonton video atau memulai game online dewasa. Jika iklan tersebut diklik maka file malware secara otomatis terdownload langsung ke komputer si korban.

Selain itu, malware juga akan terinstall untuk mengeksploitasi AdBlock pada ekstensi Chrome. Lalu malware akan menyisipkan iklan di halaman pencarian Google maupun Yahoo. Cyber juga membuat malware agar secara otomatis komputer mengklik iklan agar si cyber mendapatkan keuntungan yang besar.

Cyber melakukan penyerangan melalui GitHub memang tidak terlalu ramai. Namun, si cyber mendapatkan kelebihan seperti hosting gratis, bandwidth yang tidak terbatas dan kecurigaan antivirus lebih rendah terhadapa situs tertentu.

Malware penambang mata uang crypto ini mampu mengalabui korban dengan mengatur penggunaan CPU sampai 50% saja. Hebatnya lagi malware ini akan berhenti menambang ketika si korban menjalankan Task Manager pada komputernya.

Antivirus Avast

File malware ini juga menggunakan certificate untuk menghindari pendeteksian dari antivirus. Namun, bagi antivirus Avast hal ini tidak berlaku bahkan Avast mampu mendeteksi malware baru. Cyber tidak mampu mengalabui Avast untuk mendeteksi malware tersebut.

Adapun negara yang menjadi target sasaran serangan malware ini antara lain Indonesia, Mesir, Venezuela, India, Thailand, Pakistan, Peru, Aljazair, Turki dan Maroko.

Ada hal yang merujuk bahwa orang yang berasal Rusia yang membuat malware ini. Karena di dalam file malware beserta tulisan ‘Chrome’ dengan menggunakan bahasa Rusia. Selain itu, catatan penggunaan pad GitHub juga menggunakan zona waktu UTC +03:00 yang artinya berasal dari kota Moscow – Rusia.

Tim Threat Intelligence Avast mengatakan untuk berhati-hati karena malware tersebut masih aktif dan tersebar melalui GitHub, walaupun sudah banyak file yang dilaporkan dan dihapus. Google juga telah memblokir ekstensi pada Chrome, sehingga pengguna yang terinfeksi bisa memilih ‘Delete Browser Data’ untuk menghapus ekstensi malware tersebut.

Nah, berikut ini adalah tips untuk melindungi komputer dari malware:

  1. Menggunakan Antivirus, Bisa Menggunakan antivirus Avast.
  2. Curiga Terhadap Situs Dewasa yang Mencurigakan.
  3. Harus Mengunjungi Situes Resmi dan Terpercaya.
  4. Memperbarui Perangkat Lunak pada Komputer.
  5. Menggunakan Penyimpanan Resmi di GitHub.

 

 

Jika kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Add our official account

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
Komentar
To Top