Internet

10 Layanan Cloud Storage Gratis dan Terbaik 2017

layanan cloud storage terbaik

Cloud storage atau yang biasa disebut penyimpanan cloud adalah sebuah media penyimpanan secara online dan disimpan di server virtual. Selain itu, menggunakan cloud storage sangat memudahkan pengguna yang lain untuk bisa mengaksesnya juga loh gaes.

Nah, saat ini sudah banyak juga loh layanan cloud storage yang gratis. Akan tetapi setiap cloud storage juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kira-kira apa aja ya cloud storage terbaik saat ini? Yaudh, langsung simak aja gaes!

BACA
10 Emulator Android Terbaik 2018 untuk Windows

Berikut 10 Layanan Cloud Storage Gratis dan Terbaik 2017

Nah! Kali ini TipsPintar.com akan merekomendasikan penyimpanan cloud gratis terbaik. Jadi, simak baik-baik yaa gaes..

1. Dropbox

Cloud Storage Dropbox

Dropbox

Dropbox merupakan layanan penyedia data dan dirancang oleh Dropbox Inc. Dropbox ini salah satu cloud storage yang berbasis web dan aplikasi cloud gratis. Dropbox sendiri menggunakan sistem penyimpanan dengan jaringan agar pengguna dapat menyimpan dan berbagi data.

Berikut kelebihan cloud storage dari Dropbox:

  • Dapat diakses untuk semua sistem operasi, seperti Windows, Mac, Ubuntu, Android dan iOS.
  • Bersifat full sharing yang memungkinkan pengguna lain dapat mengakses jika diberi public direct.
  • Instalasi Dropbox bisa dibilang mudah banget.

Berikut kelemahan cloud storage dari Dropbox:

  • Kapasitas penyimpanan masih dibilang sangat kecil, yaitu 2GB.
  • Jika ingin penyimpanan lebih besar harus upgrade ke versi berbayar.

Paket yang ditawarkan Dropbox:

  • 2GB = Gratis
  • 50GB = Rp134.599,-/Bulan
  • 100GB = Rp269.332,-/Bulan
  • Tanpa Batas = Rp10.226.296,-/Tahun

Baca Juga: 10 Situs Edit Foto Online Terbaik dan Gratis (Pengganti Photoshop)

2. Google Drive

Google Drive

Google Drive

Google Drive merupakan salah satu layanan penyimpanan yang dimikili Google dan telah dirilis pada 24 April 2012. Selain itu, layanan cloud storage ini merupakan salah satu ekstensi dari Google Docs dan cloud storage gratis terbesar saat ini.

Berikut kelebihan cloud storage dari Google Drive:

  • Dapat menyimpan semua file di dalam satu tempat dan kamu bisa mengaksesnya kapan saja dan dimana saja.
  • Dapat mengunduh dan meng-upload file langsung ke Google Drive.
  • Dapat membuat dan mengubah file dokumen secara langsung di Google Drive.

Berikut kelemahan cloud storage dari Google Drive:

  • Hanya bisa menyimpan file dengan menghubungkan koneksi jaringan.
  • Loading halaman atau page agak lama dan tergantung kecepatan internet.

Paket yang ditawarkan Google Drive:

  • 15GB = Gratis
  • 100GB = Rp26.812,-
  • 1TB = Rp134.599,-
  • 10TB+ = Rp1.347.203,-

Baca Juga: 10 Aplikasi Perekam Layar Komputer (PC) Gratis 2017

3. OneDrive

Cloud Storage OneDrive

OneDrive

OneDrive merupakan salah satu layanan komputasi awan yang resmi dirilis oleh Microsoft. OneDrive sendiri pun awalnya bernama SkyDrive dan berubah nama menjadi OneDrive pada tahun 2014. OneDrive berguna untuk mengunggah, menyimpan dan mengakses file di halaman web.

Berikut kelebihan cloud storage dari OneDrive:

  • Software office dapat diakses secara online.
  • Limit gratis yang diberikan cukup besar sekitar 7GB.
  • Lebih mudah dimengerti dan dipahami.

Berikut kelemahan cloud storage dari OneDrive:

  • Software OneDrive cepat crash dan tidak dapat berjalan dengan baik saat kamu menyimpan file dengan karakter yang lebih dari 256 karakter.
  • Sinkronisasi otomatis OneDrive membutuhkan waktu cukup lama.
  • Saat menggunakan di sistem operasi Mac dokumennya lebih terbatas.

Paket yang ditawarkan OneDrive:

  • 7GB = Gratis
  • 15GB = Rp68.300,-/Bulan
  • Tidak Terbatas = Rp136.600,-/Bulan
  • Tidak Terbatas + Full Layanan dan Software = Rp170.800,-

Baca Juga: 7 Cara Membuka Situs yang Diblokir Pemerintah

4. MediaFire

Cloud Storage MediaFire

MediaFire

MediaFire merupakan situs layanan storage yang dibuat tahun 2006 dan dirancang oleh The Woodiands di Amerika. Nah, saat ini hampir sekita 60 juta pengunjung yang menggunakan MediaFire.

Berikut kelebihan cloud storage dari MediaFire:

  • Saat men-download kamu bisa mem-pause dan dilanjutkan kembali download file-nya.
  • Download di MediaFire lebih cepat.
  • Saat upload dan download file tidak perlu registrasi.

Berikut kelemahan cloud storage dari MediaFire:

  • Hanya boleh meng-upload 1 file dengan kapasitas 100MB.
  • Tidak tersedianya fitur search.
  • Saat dikompres file menggunakan winRAR akan menjadi pecah beberapa bagian file.

Paket yang ditawarkan MediaFire:

  • 10GB = Gratis
  • 1TB = Rp50.525,-/Bulan
  • 100TB = Rp538.935,-/Bulan

5. Box

Cloud Box

Box

Box merupakan salah satu penyedia layanan berbagi dokumen dan konten yang dirancang oleh Redwood City di California pada tahun 2005. Cloud storage di sistem operasi seperti Windows dan juga Mac OS X.

Berikut kelebihan cloud storage dari Box:

  • Cloud storage Box terdapat fitur komentar di setiap file.
  • Adanya notifikasi atau pemberitahuan di setiap perubahan file.
  • Adanya fitur keamanan password setiap file.

Berikut kelemahan cloud storage dari Box:

  • Cukup mengganggu pengguna biasa jika hanya menyimpan file saja.

Paket yang ditawarkan Box:

  • 5GB = Gratis
  • 25GB = Rp134.599,-/Bulan
  • 50GB = Rp269.332,-/Bulan
  • 1TB = Rp202.100,-/Bulan

Baca Juga: 10 Software Edit Foto Terbaik Alternatif Photoshop

6. FlipDrive

Cloud Storage FlipDrive

FlipDrive

FlipDrive merupakan salah satu penyimpanan data cloud dan dibangun di negara Amerika yaitu kota New York. FlipDrive dapat menyimpan, mengakses, berbagi dan membuat cadangan data kamu dalam 1 lokasi.

Berikut kelebihan cloud storage dari MEGA:

  • Terdapat layanan keamanan enkripsi dan dekripsi pada client.
  • Data dan file hanya bisa diakses oleh client.

Berikut kelemahan cloud storage dari MEGA:

  • Kebanyakan file-file yang disimpan adalah bajakan.

Paket yang ditawarkan MEGA:

  • 10GB = Gratis
  • 25GB = Rp67.366,-/Bulan
  • 100GB = Rp134.733,-/Bulan
  • 250GB = Rp269.467,-/Bulan

Baca Juga: 10 Alternatif Pengganti Microsoft Word (Gratis) 2017

7. MEGA

Cloud Storage MEGA

MEGA

MEGA adalah saah satu layanan penyimpanan berbasis web yang dirancang oleh Kim.com asal Selandia Baru. Cloud MEGA juga mengklaim bahwa layanan penyimpanannya lebih aman dibandingan layanan penyimpanan yang lainnya.

Berikut kelebihan cloud storage dari MEGA:

  • Terdapat layanan keamanan enkripsi dan dekripsi pada client.
  • Data dan file hanya bisa diakses oleh client.

Berikut kelemahan cloud storage dari MEGA:

  • Kebanyakan file-file yang disimpan adalah bajakan.

Paket yang ditawarkan MEGA:

  • 50GB = Gratis
  • 1TB = Rp179.330,-/Bulan
  • 4TB = Rp358.661,-/Bulan
  • 8TB = Rp538.935,-/Bulan

Baca Juga: 10 Aplikasi Edit Video Terbaik di Windows Tahun 2017

8. CloudMe

Cloud Storage CloudMe

CloudMe

CloudMe merupakan salah satu layanan penyimpanan yang dirancang oleh Daniel Arthursson pada tahun 2012. CloudMe sama seperti Dropbox dapat beroperasi di semua sistem operasi seperti Windows, MAC, Linux, Android dan iOS.

Berikut kelebihan cloud storage dari CloudMe:

  • Sudah support di platform Google TV, Samsung Smart TV, Windows Storage Server dan browser web.
  • Sudah terintegrasi langsung dengan WinZip.
  • Bisa langsung share file melalui email dan Facebook.

Berikut kelemahan cloud storage dari CloudMe:

  • Hanya bisa diakses dengan jaringan internet.
  • Penyimpanan file gratis hanya mendapatkan 3GB saja.

Paket yang ditawarkan CloudMe:

  • 3GB = Gratis
  • 1 TB = Rp2.395.309,-/Bulan
  • 2TB = Rp4.485.176,-/Bulan
  • 5 TB = Rp12.201.608,-/Bulan

Baca Juga: 10 Antivirus Terbaik untuk Windows Tahun 2017

9. HiDrive

Cloud Storage HiDrive

HiDrive

HiDrive merupakan salah satu cloud storage yang dirancang oleh Dr. Christian Boing dan teman-teman di Berlin, Jerman. Nah, dengan cloud storage ini bukan hanya kamu yang bisa mengakses tetapi kamu juga bisa memberikan akses ke teman kamu.

Berikut kelebihan cloud storage dari HiDrive:

  • Dapat mengizinkan orang lain untuk mengunggah file penyimpanan secara online.
  • Bisa menyimpan lampiran langsung ke email.
  • Terdapat keamanan dan pencadangan penyimpanan secara online.

Berikut kelemahan cloud storage dari HiDrive:

  • Harus terkoneksi jaringan internet.
  • Lebih sering mengalami maintance.

Paket yang ditawarkan HiDrive:

  • 5GB = Gratis
  • 100GB = Rp93.240,-/Bulan
  • 500GB = Rp201.270,-/Bulan

Baca Juga: Cara Mengembalikan File yang Terhapus di PC (100% Berhasil)

10. pCloud

Cloud Storage pCloud

pCloud

pCloud merupakan salah satu layanan penyimpanan awan yang dapat digunakan baik untuk individu maupun bisnis. pCloud sendiri berbasis web yang dirilis pada tahun 2013 di Swiss.

Berikut kelebihan cloud storage dari pCloud:

  • Bisa diakses untuk semua sistem operasi seperti Windows, Mac, Android dan iOS.
  • Sudah memiliki keamanan yang terintegrasi menggunakan enkripsi.

Berikut kelemahan cloud storage dari pCloud:

  • Hanya bisa diakses dengan mengunduh software-nya terlebih dahulu.

Paket yang ditawarkan pCloud:

  • 20GB = Gratis
  • 500GB = Rp645.105,-/Tahun
  • 500GB + Free 50B = Rp1.684.172,-/Bulan
  • 2TB = Rp1291827,-
  • 2 TB + Free 50GB = Rp3.368.345,-/Bulan

Baca Juga: Cara Menghapus File yang Tidak Bisa Dihhapus di Windows

S0, bagaimana sobat pintar? Kamu sudah tau kan apa aja sih jenis jenis cloud storage. Nah, kalau kamu punya kritik dan saran, langsung tulis di kolom komentar bawah sini yaa gaes..

Jangan lupa untuk LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
To Top