Intermezzo

Tata Cara Shalat Idul Adha, Niatnya, Beserta Sunahnya

Home / Intermezzo / Tata Cara Shalat Idul Adha, Niatnya, Beserta Sunahnya

Di antara serangkaian ibadah yang dijalankan umat Muslim, shalat Idul Adha memegang peranan penting sebagai wujud syukur atas karunia Allah SWT, khususnya saat hari raya Idul Adha yang erat kaitannya dengan kurban.

Selain itu, di bulan Idul Adha ini juga ada beberapa umat muslim yang mampu secara fisik dan finansial diberi kesempatan untuk menunaikan ibadah haji yang tentunya melalui agen travel haji terpercaya.

Dalam keterkaitannya dengan ibadah haji, shalat di hari raya Idul Adha juga membawa pesan universal tentang pengorbanan dan ketakwaan yang menjadi inti dari pengalaman ibadah di tanah suci.

Pengertian Shalat Hari Raya Idul Adha

Pengertian Shalat Hari Raya Idul Adha

Salat Idul Adha adalah salah satu ibadah sunah umat muslim yang dilakukan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Meski ini bukan merupakan ibadah yang wajib seperti salat 5 waktu, tapi umat muslim dianjurkan untuk melakukan salat Idul Adha karena hukumnya adalah sunnah muakkad.

Dianjurkan juga untuk menjalankan salat di hari raya Idul Adha di awal waktu, sehingga memberikan kesempatan waktu yang lebih banyak bagi masyarakat yang sudah membeli hewan kurban untuk melaksanakan pemotongan ibadah kurban setelah menyelesaikan salat.

Nah, berikut panduan lengkap salat Idul Adha yang di mulai dari niat hingga dengan salam beserta sunahnya.

Tata Cara Shalat Idul Adha

Tata Cara Sholat Idul Adha

Sama seperti salat pada umumnya, salat Idul Adha bisa dilakukan baik sendiri maupun berjamaah dengan jumlah 2 rakaat. Pada rakaat pertama diawali dengan takbir sebanyak tujuh kali dan rakaat kedua takbir sebanyak lima kali.

1. Niat

Niat merupakan langkah pertama yang penting dalam setiap ibadah, termasuk saat ingin melaksanakan salat hari raya Idul Adha. Niat bisa dilakukan dalam hati dan juga bisa dilafalkan di mulut dengan suara yang pelan.

Inti dari niat adalah kesadaran penuh bahwa salat yang dilakukan hanya untuk Allah SWT, khusus dalam memperingati Idul Adha. Niat ini menandakan bahwa kita bersiap untuk melaksanakan ibadah dengan penuh keikhlasan.

Berikut niat salat hari rayaIdul Adha yang bisa diikuti:

أُصَلِّيْ سُنَّةً لعِيْدِ اْلأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ (مَأْمُوْمًا/إِمَامًا) لِلّٰهِ تَعَـــالَى

Latin: Usholli sunnatan ‘iidil adha rok’ataini mustaqbilal qiblati imaman/ma’muuman lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya niat sholat sunah Idul Adha dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala”

2. Melakukan Takbiratul Ihram

Setelah niat, langkah selanjutnya adalah melakukan takbiratul ihram. Ini adalah takbir pertama yang menandai dimulainya salat.

Dengan mengangkat kedua tangan setinggi telinga atau bahu, kita mengucapkan “Allahu Akbar”. Gerakan ini mengandung makna penghormatan dan pengagungan kepada Allah SWT.

3. Melakukan Takbir 7x

Setelah takbiratul ihram, dilanjutkan dengan takbir sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Setiap takbir diselingi dengan ucapan berikut:

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

Latin: Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Takbir ini menambah kekhusyukan dan menegaskan kebesaran Allah SWT dalam rangkaian salat Idul Adha.

4. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek

Setelah takbir tujuh kali, imam atau individu yang salat membaca Surah Al-Fatihah, diikuti oleh salah satu surah pendek dari Al-Quran.

Di sunahkan untuk membaca surah Al-‘Ala pada rakaat pertama dan surah Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua. Pembacaan ini menambah keberkahan dan menjadi pengingat akan petunjuk Allah SWT yang terkandung dalam Al-Quran.

5. Rukuk dengan Tuma’ninah Sampai Berdiri Kembali

Sesudah membaca surah Al-Fatihah dan surat pendek, langkah selanjutnya adalah rukuk dengan bacaannya. Rukuk dilakukan dengan tenang dan tuma’ninah, yaitu berhenti sejenak dalam setiap gerakan untuk memastikan keabsahan rukuk.

Setelah rukuk, berdiri kembali dengan mengucapkan “Sami’allahu liman hamidah” dan diikuti dengan sujud dengan bacaannya.

6. Rakaat Kedua Melakukan Takbir 5x

Pada rakaat kedua, setelah bangkit dari sujud pertama, dilakukan takbir sebanyak lima kali. Sama seperti pada rakaat pertama, takbir ini diselingi dengan zikir yang sama.

Tujuan takbir ini adalah untuk mengingatkan jamaah akan kebesaran Allah SWT sebelum melanjutkan shalat Idul Adha.

9. Lakukan Rukun Selanjutnya Sama Seperti Rakaat Pertama

Setelah takbir lima kali pada rakaat kedua, langkah-langkah selanjutnya mirip dengan rakaat pertama, yaitu membaca Surah Al-Fatihah dan surah pendek, dilanjutkan dengan surah pendek, rukuk, sujud dua kali, duduk di antara dua sujud, dan diakhiri dengan tasyahhud akhir dan salam.

Keseluruhan rukun salat Idul Adha ini harus dilakukan dengan tuma’ninah dan khusyuk.

Sunah Hari Raya Idul Adha

Sunah Hari Raya Idul Adha

Buat Kamu yang berkurban maupun tidak berkurban, ada beberapa amalan lain baik sebelum maupun setelah melaksanakan salat di hari raya Idul Adha yang bisa dilakukan sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW.

Selain itu, momen Idul Adha yang penuh berkah ini, ada juga agen travel haji yang turut hadir untuk memfasilitasi umat muslim dalam melaksanakan ibadah haji.

Berikut sunah yang bisa Kamu lakukan untuk meraih keberkahan di hari raya Idul Adha:

1. Mandi dan Menyucikan Diri Sebelum Shalat Hari Raya Idul Adha

Disunahkan untuk mandi dan membersihkan diri sebelum berangkat ke tempat salat . Hal ini bertujuan untuk menyucikan diri secara fisik dan memberikan kesegaran serta kesiapan dalam menjalankan ibadah salat Idul Adha dengan khusyuk.

2. Menggunakan Wewangian dan Pakaian Terbaik

Dianjurkan untuk memakai pakaian terbaik dan menggunakan wewangian pada hari Idul Adha. Ini menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan dalam menyambut hari raya, serta memperlihatkan penampilan yang rapi dan wangi di hadapan jamaah.

3. Tidak Memotong Rambut dan Kuku Bila Berkurban

Bagi yang berniat untuk berkurban, disunahkan untuk tidak memotong rambut dan kuku mulai dari awal Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih. Ini adalah bentuk kepatuhan dan pengorbanan kecil sebagai bagian dari ibadah kurban.

4. Membaca Takbiran Idul Adha

Takbiran dimulai sejak malam Idul Adha hingga akhir hari Tasyrik. Membaca takbir ini menambah kemeriahan dan menandakan kebesaran Allah SWT. Takbiran dapat dilakukan di masjid, rumah, atau di perjalanan menuju tempat salat.

5. Tidak Makan Sebelum Shalat

Berbeda dengan Idul Fitri, disunahkan untuk tidak makan sebelum salat hari raya Idul Adha. Ini untuk menunjukkan kesungguhan dalam beribadah dan menunggu hingga setelah salat baru menikmati makanan sebagai tanda syukur.

6. Memilih Jalan Pulang yang Berbeda saat Berangkat

Disunahkan untuk mengambil rute yang berbeda saat pergi dan pulang dari tempat salat. Hal ini dimaksudkan agar lebih banyak orang yang ditemui dan lebih banyak tempat yang diberkahi dengan doa dan salam.

7. Makan Setelah Shalat

Setelah selesai melaksanakan salat di hari raya Idul Adha, dianjurkan untuk makan dari hasil sembelihan kurban. Ini merupakan tanda syukur dan nikmat yang diberikan Allah SWT, serta bagian dari kebersamaan dan rasa berbagi dengan sesama.

8. Memotong Kuku dan Rambut Setelah Berkurban

Setelah pelaksanaan kurban, disunahkan untuk memotong kuku dan rambut. Ini dilakukan sebagai simbol kebersihan dan penyempurnaan ibadah kurban, menunjukkan kebersihan fisik setelah melaksanakan ibadah.

Dengan menghayati setiap langkah dan sunah dalam salat di hari raya Idul Adha, umat Muslim tidak hanya memperoleh keberkahan dalam perayaan hari raya, tetapi juga memperdalam pengalaman spiritual yang relevan di bulan haji ini.

Ada banyak umat muslimyang rela menabung atau menyisihkan uang demi untuk menunaikan ibadah haji, di mana mereka berangkat menggunakan agen travel haji terpercaya.

Dengan kesungguhan dalam menjalankan ibadah, diharapkan umat Muslim semakin memantapkan hati dan memperkaya pengalaman iman, sebagai bagian dari perjalanan menuju tanah suci yang menjadi tujuan akhir setiap musafir rohani.

Artikel Menarik Lainnya!

Jangan lupa untuk LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
To Top