Laptop lemot bikin jengkel? Jangan dibiarkan terlalu lama, segera cari tahu bagaimana cara mengatasi laptop lemot sebelum laptop tidak bisa menyala sama sekali nantinya.
Laptop Lemot
Kalau laptop lemot, otomatis akan sangat menghambat pekerjaan kita kan guys? Nah, kita akan membahas penyebab dan cara mengatasi laptop yang lemot di artikel berikut ini guys.
Langsung saja yuk, disimak artikelnya!
Poin Penting
Penyebab Laptop Sangat Lambat
Bagaimana bisa kita mengatasi laptop yang lemot, jika kita tidak tahu apa penyebabnya?
Jadi, sebelum kamu mengatasi masalah lemot pada laptop, harus banget cari tahu dulu apa saja yang menyebabkan laptop kamu menjadi sangat lemot.
Nah, berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan laptop kamu menjadi lemot!
1. Kapasitas Pada RAM Terlalu Kecil
RAM Laptop
Jika RAM pada laptop kamu berkapasitas kecil, maka kamu juga harus bisa menyesuaikannya guys.
Karena, semakin banyak kamu menjalankan program, maka akan semakin penuh RAM pada laptop kamu.
2. Menjalankan Program Secara Bersamaan
Menjalankan Program Secara Bersamaan
Sama seperti HP, laptop juga akan lemot jika kamu menjalankan program secara bersamaan dalam satu waktu.
Sangat disarankan untuk tidak menjalankan lebih dari 2 program secara bersamaan pada laptop.
3. Terdapat Virus dan Malware
Terdapat Virus dan Malware
Dimanapun tempatnya, yang namanya virus sudah pasti sangat berbahaya ya guys. Nah, sama halnya seperti di laptop.
Virus pada laptop juga salah satu penyebab laptop kamu menjadi sangat lemot digunakan guys.
4. Aplikasi yang Dijalankan atau Diinstal Terlalu Berat
Aplikasi Terlalu Berat
Menjalankan aplikasi yang terlalu berat bisa membuat kinerja laptop menjadi sangat lambat loh guys.
Jadi, jika kamu ingin menjalankan program yang berat, sangat disarankan untuk tidak menjalankan program lain.
5. Terlalu Banyak Aplikasi yang Berjalan Pada Startup
Terlalu Banyak Aplikasi Pada Start-up
Sama seperti point ke dua, ketika terlalu banyak aplikasi yang berjalan pada start-up itu juga akan membuat laptop kamu menjadi sangat lemot.
Jadi, akan jauh lebih baik jika kamu membersihkan aplikasi yang berjalan pada start-up laptop kamu.
6. Terlalu Banyak Aplikasi Yang Terinstal
Terlalu Banyak Aplikasi yang Terinstal
Bukan hanya di HP saja ya guys, jika terlalu banyak aplikasi yang terinstal di laptop juga akan menghambat kinerja laptop kamu.
Instal saja aplikasi yang memang dibutuhkan, jika aplikasi tersebut jarang kamu gunakan, sebaiknya uninstal aplikasi tersebut.
7. Banyak File Temporary yang Menumpuk
File Temporary Menumpuk
Kalian tahu nggak sih, apa itu File Temporary? File Temporary merupakan sebuah file-file sementara yang dibuat oleh Sistem Windows guys.
File tersebut dibuat bertujuan untuk hal-hal tertentu. Nah, bukan hanya File Temporary saja ya guys.
File pada recycle bin ataupun cache pada aktivitas browser juga akan membuat laptop kamu menjadi sangat lemot.
8. Terjadi Masalah Pada Hardware
Hardware Bermasalah
Untuk yang satu ini, merupakan suatu masalah yang sangat serius loh guys. Tanda-tanda Hardware laptop bermasalah seperti apa sih?
Jika kamu mendengarkan musik melalui laptop lalu tiba-tiba suaranya pecah atau mendem, itu tandanya ada yang rusak pada Hardware kamu.
Masalah yang terjadi pada Hardware termasuk salah satu faktor yang menyebabkan laptop menjadi sangat lemot bahkan bisa membuat laptop kamu mati total.
9. Hardisk Belum Pernah di Defrag
Hardisk Belum Pernah di Defragment
Defragment Hardisk sangat penting untuk dilakukan guys, jika kamu tidak pernah Defragment Hardisk, maka laptop kamu nantinya akan sangat lemot.
Kenapa hal tersebut sangat berpengaruh pada kinerja laptop? Karena, ketika kamu menjalankan aplikasi, cache tersebut akan menumpuk dan tersimpan pada
Hardisk.
Cara Mengatasi Laptop yang Lambat
Setelah mengetahui apa saja yang menyebabkan laptop kamu menjadi lemot, langkah selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah mengatasi penyebab-penyebab tersebut.
Nah, berikut ini beberapa cara untuk mengatasi lemot pada laptop kamu!
1. Menambahkan Kapasitas RAM
Tambah Kapasitas RAM
Hal paling mudah untuk mengatasi lemot pada laptop kamu adalah dengan menambahkan kapasitas RAM laptop.
Kamu bisa membeli RAM 4GB, biasa dijual dengan harga sekitar Rp 400.000-,
2. Jalankan Program Satu Persatu
Jalankan Program Satu Per Satu
Cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi lemot pada laptop yaitu dengan menjalankan program satu persatu, tidak secara bersamaan.
Selain membuat laptop kamu menjadi sangat lemot, menjalankan program secara bersamaan bisa mengakibatkan laptop cepat panas loh guys.
3. Bersihkan Virus dan Malware Laptop
Bersihkan Virus Laptop
Jika terdapat virus pada laptop, maka kamu harus sesegera mungkin menghilangkan virus pada laptop tersebut dengan cara kamu meng-instal aplikasi antivirus pada laptop kamu.
Bila tidak segera dibersihkan, laptop kamu akan Hang dan Not Responding loh guys. Untuk mencegah virus, kamu jangan sembarangan mencolok FD pada laptop.
4. Jangan Instal Program Aplikasi yang Berat
Jangan Instal Aplikasi Berat Lebih Dari Satu
Sebenarnya, instal aplikasi berat pada laptop tidak masalah guys. Yang jadi masalah, jika kamu instal aplikasi berat tersebut lebih dari satu aplikasi.
Waduh, kalau kamu melakukan hal tersebut, dijamin laptop akan sangat amat lemot guys.
5. Nonaktifkan Program Aplikasi yang Tidak Diperlukan Pada Startup
Uninstal Program Pada Startup
Ketika kita menjalankan program pada laptop, maka pada saat pertama kali kita membuka, program tersebut akan masuk semua ke Desktop Windows.
Nah, semakin banyak program yang berjalankan pada Startup, maka akan semakin lambat juga proses multitasking yang dijalankan oleh laptop.
Berikut ini cara untuk menonaktifkan program aplikasi yang tak terpakai pada Startup:
- Pertama, Kamu tekan tombol Windows + R secara bersamaan pada keyboard laptop.
- Kedua, Masukkan kata “msconfig” lalu pilih “Oke”.
Pilih ‘msconfig’ dan pilih ‘OK’
- Ketiga, Setelah itu, pilih “Startup” dan ketik dua kali pada “Open Task Manager”.
Pilih ‘Startup’ lalu klik dua kali pada ‘Open Task Manager’
- Keempat, Akan muncul beberapa program yang sedang dijalankan. Pilih program yang ingin dinonaktifkan, lalu pilih “Disable”.
Pilih Program lalu pilih ‘Disable’
6. Uninstal Aplikasi yang Tidak Digunakan
Uninstal Program yang Jarang Digunakan
Semakin banyak aplikasi yang diinstal, maka akan semakin sempit ruang penyimpanan RAM pada laptop kamu.
Jadi, jika memang aplikasi tersebut jarang digunakan, lebih baik uninstal aplikasi tersebut.
Karena, selain menghabiskan penyimpanan RAM, hal tersebut mengakibatkan laptop kamu menjadi sangat lemot.
Berikut ini, langkah-langkah untuk uninstal program pada laptop kamu!
- Pertama, Buka Windows lalu ketik “Control Panel” dan pilih “Programs”.
Buka ‘Control Panel’ dan pilih ‘Programs’
- Kedua, Kemudian pilih “Programs and Features”.
Pilih ‘Programs and Features’
- Ketiga, Setelah itu, kamu klik program mana yang ingin di Uninstal. Lalu klik kanan pada mouse dan pilih “Uninstal”.
Pilih program lalu Uninstal
7. Hapus File Temporary
Hapus File Temporary
File Temporary merupakan aplikasi sementara yang dibuat oleh Sistem Windows guys, hal tersebut digunakan untuk tujuan-tujuan tertentu.
Tapi, jika File Temporary ini menumpuk, itu akan menghambat kinerja laptop kamu dan mengakibatkan lemot kamu menjadi lemot.
Jadi, sangat disarankan untuk menghapus File Temporary tersebut. Berikut ini cara menghapus File Temporary!
- Pertama, Buka folder pada laptop kamu.
- Kedua, Kemudian, pilih “Local Disk (C:) dan klik dua kali pada “Windows”.
pilih ‘Local Disk C’ dan pilih ‘Windows’
- Ketiga, Scroll ke bawah, lalu pilih “Temp”.
Pilih ‘Temp’
- Keempat, Hapus file tersebut satu per satu. Klik File, lalu klik kanan pada mouse dan pilih “Delete”.
Pilih File Lalu Klik Kanan Pada Mouse dan Pilih ‘Delete’
8. Defragmentasi Hardisk
Defragmentasi Hardisk
Ketika kita menjalankan program, cache dari program yang kita jalankan tersebut akan tersimpan di Hardisk guys. Semakin lama, cache itu akan menumpuk di Hardisk jika tidak dibersihkan.
Nah, membersihkan cache tersebut dengan cara Defragmentasi Hardisk. Berikut ini caranya!
- Pertama, Buka “Windows” pada laptop kamu, setelah itu ketikkan “Control Panel” dan klik dua kali.
Buka ‘Control Panel’
- Kedua, Jika sudah masuk ke halaman Control Panel, kamu pilih “System and Security”.
Pilih ‘System and Security’
- Ketiga, Langkah selanjutnya, kamu pilih “Defragment and optimise your device” yang berada dibagian paling bawah.
Pilih ‘Defragment and optimise your device’
- Keempat, Lalu kamu pilih “Optimise”.
Pilih ‘Optimise’
- Kelima, Pilih “Change settings” untuk mengatur agar Defragmentasi Hardisk bisa berjalan secara otomatis di setiap minggunya.
Pilih ‘Change settings’
- Keenam, Pilih “Weekly” lalu pilih “OK”.
Pilih ‘Weekly’ lalu pilih ‘OK’
So, gimana guys? Jika ada kritik dan saran, silahkan tulis di kolom komentar yaaaaa.
Artikel Menarik Lainnya:
- 10 Cara Mengatasi Laptop yang Mati Sendiri (100% Sembuh)
- Cara Mematikan Laptop Tanpa Tombol Power
- 5 Hal Fatal yang Terjadi Jika Laptop Dimatikan Langsung dari Tombol Power
- Lupa Password Laptop? Ini 4 Cara Mengatasinya!
- Cara Mengatasi Laptop yang Hang atau Not Responding