Tech-Fun!

10 Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email Agar Cepat Diterima

Hallo sobat pintar! Di jaman canggih sekarang ini, tentunya kemampuan teknologi sudah tidak diragukan lagi dalam dunia bisnis.

Banyak perusahaan diluar sana yang memanfaatkan teknologi untuk mempermudah pekerjaan, tidak terkecuali dalam hal melamar pekerjaan.

Saat ini sudah banyak perusahaan yang lebih memilih Email sebagai sarana para pencari kerja dalam mengirim lamaran-nya.

Namun untuk orang awam yang belum paham mengenai email tentu akan sangat bermasalah, karena bisa saja lamaran-nya tidak diterima oleh perusahaan tersebut lantaran hal sepele.

Nah, kali ini TipsPintar.com akan memberikan tips melamar kerja lewat Email agar cepat diterima oleh perusahaan.

Tips Melamar Pekerjaan Lewat Email yang Baik dan Benar

Ada beberapa cara melamar kerja lewat Email yang bisa kamu terapkan. So, simak baik-baik ya!

1. Cari Tau Tentang Email Perusahaan

Cari Tau Email Perusahaan

Cari Tau Email Perusahaan

Saat ini, banyak sekali situs penyedia layanan pekerjaan yang beredar di internet. Di dalamnya kamu akan menemukan beragam perusahaan yang mencari pekerja.

Namun ketika kamu tertarik pada suatu perusahaan, jangan mengirimkan lamaran melalui situs tersebut. Ada baiknya kamu mencari tau langsung email perusahaan itu, lalu mengirimkan surat lamaran langsung ke email perusahaan tersebut.

2. Gunakan Alamat Email yang Profesional

Gunakan Alamat Email yang Profesional

Gunakan Alamat Email yang Profesional

Tips yang bisa kamu terapkan sebelum mengirim lamaran kerja melalui email adalah dengan menggunakan alamat email yang profesional.

Maksudnya jangan gunakan alamat email yang terkesan alay, contohnya seperti ‘[email protected]‘ atau ‘[email protected]‘.

Usahakan kamu menggunakan alamat email menggunakan nama kamu sendiri, misalnya ‘[email protected]‘ atau jika kamu memiliki kemampuan dan modal, bisa menggunakan alamat email custom seperti ‘[email protected]‘.

Gunakan provider Email yang ‘kekinian’ contohnya seperti Gmail. Dengan menggunakan alamat email yang tepat, maka kesempatan kamu untuk diterima dengan cepat semakin terbuka.

3. Gunakan Subject atau Judul yang Baik

Isi Subject Email

Isi Subject Email

Hal pertama yang dilihat oleh HRD ketika membuka email mereka adalah judul atau subject email. Tentunya ini menjadi hal sepele yang tidak dipedulikan oleh para pelamar kerja.

Mereka jarang mengisi subject dari email yang dikirimkan. Padahal dengan mengisi subject email, sang HRD bisa mengetahui maksud kita mengirimkan email.

Gunakan subject yang tepat dan jelas, maksudnya isi subject email kamu sesuai apa yang ingin kamu harapkan. Berikut ini contoh penulisan Subject yang baik:

  • Melamar Pekerjaan [Pekerjaan yang Diinginkan] – Nama Pelamar, contoh: Melamar Pekerjaan [IT Support] – Farhan Zachari

Namun apabila perusahaan pencari pekerja telah menentukan subject-nya, maka ikuti saja aturannya.

4. Isi Body Email

Isi Body Email

Isi Body Email

Tips selanjutnya yang jarang sekali dilakukan oleh para pelamar kerja adalah mengisi body email. Meskipun sepele, tentunya hal ini bisa saja diperhatikan oleh perusahaan tempat kamu melamar kerja.

Pada banyak kasus, biasanya para pelamar hanya mengirimkan attachment atau lampiran saja tanpa mengisi body email.

Ada baiknya ketika kamu mengisi body email usahakan harus singkat, padat dan jelas, serta menggunakan bahasa yang baik dan benar. Jangan terlalu menjelaskan hal secara bertele-tele.

Jelaskan secara singkat siapa kamu, maksud kamu mengirimkan surat, hal-hal yang harus diketahui oleh perusahaan tempat kamu melamar kerja, dan apa saja yang kamu lampirkan dalam surat lamaran.

BACA
Cara Balas Pesan WhatsApp Tanpa Menampilkan Status Online

5. Attachment atau Lampiran

Lampiran

Lampiran

Pada saat melamar kerja tentunya tidak lupa kamu mengirim Attachment atau lampiran pada perusahaan tempat kamu melamar ya.

Biasanya lampiran yang dikirimkan adalah CV (Curriculum Vitae) atau berkas yang diminta oleh perusahaan tempat kamu melamar.

6. Format File Attachment atau Lampiran

Format File

Format File

Mengirim attachment juga harus disertai dengan format file yang benar. Ada baiknya kamu mengirimkan file berupa dokumen yang mudah dibuka dan tidak berubah seperti format file PDF.

Kenapa tidak berupa .doc? Karena bisa saja ketika dibuka oleh pihak perusahaan, file tersebut hancur atau tidak beraturan. Maka dari itu ada baiknya kamu menggunakan format file PDF.

7. Perhatikan Ukuran Attachment atau Lampiran

Ukuran File

Ukuran File

Ukuran file Attachment juga harus diperhatikan ketika mengirim lamaran melalui email. Jangan pernah mengirim email dengan attachment lebih dari 2 MB.

Mengapa bisa seperti itu? Karena tidak semua perusahaan memiliki mailserver yang mampu menampung banyak email. Bisa saja email kamu tidak diterima oleh pihak perusahaan lantaran ukuran email yang sangat besar.

Namun jika kamu terpaksa mengirim file dalam ukuran yang besar, ada baiknya untuk meng-upload file tersebut ke penyedia jasa upload seperti Google Drive atau Dropbox.

Lalu lampirkan email yang mengarah ke file kamu tersebut di body email, serta pesan kepada penyedia kerja untuk men-download attachment melalui link tersebut.

8. Kompres Attachment

Kompres File

Kompres File

Jika file attachment terlalu banyak (lebih dari 10), ada baiknya kamu meng-kompres file tersebut ke format ZIP.

Kenapa harus ZIP? Karena format tersebut dapat dibuka di berbagai OS. Jangan gunakan format lain misalnya RAR, karena dapat mempersulit pemberi kerja untuk membukanya.

9. Jangan Terlalu Banyak Melampirkan File

Jangan Terlalu Banyak Melampirkan File

Jangan Terlalu Banyak Melampirkan File

Oke pada poin sebelumnya, kita membahas untuk melakukan kompres pada attachment yang terlalu banyak. Sebenarnya hal tersebut jangan dilakukan.

Karena para pemberi kerja biasanya malas ketika melihat lampiran yang terlalu banyak, apalagi dalam format ZIP atau RAR.

Maka dari itu ada baiknya kamu hanya melampirkan lampiran yang dibutuhkan saja, seperti CV. File-file lampiran lainnya bisa kamu bawa ketika sudah melakukan interview.

10. Pantau Email Terus

Pantau Email Terus

Pantau Email Terus

Tips terakhir yang harus kamu lakukan ketika melamar pekerjaan adalah memantau terus perkembangan email. Jangan pernah bosan untuk mengecek email setiap saat.

Pasalnya para pemberi kerja akan mengirimkan surat balasan melalui email juga. Maka dari itu kamu harus selalu mengecek email apakah ada surat balasan atau tidak.

Jadi kamu bisa mengetahui apakah surat lamaran kamu diterima atau tidak. Tidak jarang ada pelamar kerja yang mengirimkan surat lamaran lalu ketika dibalas oleh pihak perusahaan, dia baru membukanya seminggu atau sebulan kemudian.

Jika perusahaan tertarik oleh lamaran kamu, tentu pihak perusahaan tidak akan lama untuk mengirimkan surat balasan.

Nah, itulah beberapa tips melamar pekerjaan melalui email. Jangan lupa share artikel ini ke teman-teman kamu ya!

Baca Juga Artikel Menarik Lainnya:

Jika kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Add our official account

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
Komentar
To Top