Seiring berkembangnya zaman, semakin banyak bisnis yang bisa dilakukan. Nah, salah satunya adalah bisnis dropship. Pasti kamu telah akrab dengan istilah dropship, kan?
Drop Shipping atau sering kita dengar dropship adalah model bisnis online yang hanya bermodalkan toko online saja untuk berjualan. Cocok nih untuk ibu-ibu rumah tangga bisa sambil mengurus anak.
Cara menjadi dropshipper kini semakin mudah kok, dengan sistem dropship kamu bisa menjalankan bisnis tanpa modal awal loh. Dropship memberikan berbagai keuntungan dengan modal kecil bahkan nggak pake modal guys alias “gretong”.
[irp posts=”19737″ name=”10 Tips Belanja Online Agar Tidak Tertipu (Tips Baru 2018)”]
Cara Menjadi Dropshipper Sukses Itu Gimana Caranya Sih?
Dropship merupakan konsep pemasaran di mana kamu sebagai reseller hanya perlu menawarkan barang ke konsumen saja. Kemudian untuk masalah pengiriman akan langsung dilakukan oleh supplier kepada konsumen.
Nah, sebelum kamu mulai ada baiknya perhatikan cara menjadi dropshipper ala TipsPintar.com berikut ini ya guys.
1. Tentukan Produk Apa yang Mau Kamu Jual
Langkah pertama ini biasanya yang paling membingungkan. Tentunya kamu mau menjual produk yang sifatnya berkelanjutan dan berpeluang besar bukan?
Nah, ada beberapa syarat yang harus kamu pertimbangkan sebelum mengambil keputusan:
- Jangan terlalu banyak jual berbagai macam produk.
- Jual produk yang spesifisik.
- Hindari menjual produk yang sifatnya sementara, cari yang bisa bertahan lama.
- Nggak mudah rusak, karena pemasaran secara online di mana biasanya pengirimannya cenderung berada di beberapa daerah.
- Pastikan produk tersebut sudah resmi terdaftar, sehingga nggak terjadi masalah perijinan di saat brand kamu sudah berskala besar.
- Hindari produk yang punya banyak kompetitor ‘raksasa’.
- Pilih produk yang mudah dikirim dan berukuran kecil.
Baca Juga: 8 Pekerjaan Sampingan Modal Kecil Hanya Pakai Smartphone
2. Target Pembeli Produk
Setelah kamu memilih produk yang ingin dijual, sekarang saatnya untuk menentukan siapakah target pemasaran kamu.
Tentukan target market secara spesifik, jenis kelamin, mulai dari usia, hobi, serta faktor lainnya yang bisa dimanfaatkan sebagai pendekatan dan promosi.
Jangan sepelekan langkah ini guys, karena dengan mengetahui target pasar, maka kamu bisa memasarkan produk lebih fokus lagi sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca Juga: 7 Profesi Ini Dulunya Nggak Pernah Ada Sebelum Era Smartphone dan Digital Tiba
3. Analisis Kompetitor
Apabila kamu sudah lolos dari kompetitor “raksasa”. Jangan senang dulu masih banyak kompetitor lain.
Jika kamu ingin mendapatnya kesempatan pemasaran yang baik. Nah, salah satunya adalah menganalisis kompetitor, cari apa kekurangan dan keunggulan mereka.
Caranya dengan mencatat 5 kompetitor terbesar kamu saat ini, tulis apa keunggulan dan kelemahan mereka. Lalu bandingkan dengan produk yang akan kamu jual nanti.
Bagaimana kamu mengatasi keunggulan mereka agar bisa memenangkan persaingan dan gunakan kelemahan mereka sebagai bahan pembelajaran bisnis kamu.
Baca Juga: 7 Modus Penipuan Online Shop yang Wajib Kamu Ketahui
4. Cari Supplier
Nah guys, setelah kamu benar-benar yakin dengan pilihan produk, target pemasaran dan kondisi pasar yang berpeluang, maka langkah selanjutnya adalah mencari supplier alias sumber pemasok produk.
Langkah ini seru loh guys. Karena di sini kamu harus berlomba mencari supplier dengan harga termurah, serta kualitas yang tepat, di media online manapun dan dengan ribuan reseller lainnya.
Nah, setelah kamu mendapatkan harga murah dengan kualitas baik. Maka keuntungan kamu akan semakin besar, bukan?
Baca Juga: 7 Tips Mendapatkan Uang Lewat Sosial Media Terbaru 2018
5. Tentukan Harga Jual
Nah, buat kamu para dropshipper online, jangan terlalu berharap punya keuntungan yang tinggi dari setiap produk yang dijual. Nah, cobalah mengatur sebesar 10-20% sudah lebih dari cukup kok untuk setiap produk yang kamu jual.
Karena kamu kan nggak perlu ngeluarin modal untuk beli produk terlebih dulu, cuma modal pemasaran aja. Jadi, usahakan harga yang kamu tentukan tidak terlalu mahal untuk memulai bisnis menjadi dropship ini ya.
Baca Juga: 10 Pekerjaan Part Time yang Paling Cocok untuk Anak Kuliahan
6. Analisis dan Evaluasi Ulang
Melakukan analisis dan evaluasi ulang termasuk hal penting dalam setiap kegiatan. Nah, ini berguna untuk memperbaiki kekurangan dalam strategi pemasaran dan selalu mengikuti perkembangan zaman.
Cara ini bisa kamu lakukan untuk mendapat perkembangan dari strategi yang kamu sudah lakukan. Nah, dengan begitu pemasaran kamu akan selalu menjadi lebih baik guys.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang Hanya dengan Nonton YouTube
7. Tentukan Identitas Brand
Lalu, gimana guys caranya biar saya bisa punya identitas brand yang kuat? Nah, melakukan analisis dan penyesuaian dari apa yang sudah kamu kerjakan sebelumnya untuk mendapatkan brand yang simpel dan mudah diingat orang.
Untuk memperjelas identitas brand, kamu harus juga bisa memberikan gaya, emosi, nilai tersendiri kepada pelanggan. Sehingga, pelanggan akan lebih mudah mengingat brand yang kamu miliki dan juga menjadi daya tarik sendiri untuk membuat pelanggan baru menjadi pelanggan tetap loh.
Baca Juga: 10 Cara Mendapatkan Uang dari Media Sosial
8. Menentukan Nama Brand
Agar kamu mempunyai brand yang lebih kuat, maka harus didukung dengan nama brand yang tepat pula. Nama brand ini akan terus melekat selama kita menjadi reseller online. Kecuali kamu membuat brand baru lainnya.
Maka dari itu pemilihan nama brand nggak boleh dilakukan sembarangan. Masalah nama brand kamu harus mencari nama yang nggak pasaran, belum dipakai orang dan “berani beda”.
Baca Juga: Cara Membuat Tombol Chat WhatsApp (Untuk Pemilik Toko Online)
9. Pilih Media Penjualan
Nah, media sosial adalah salah satu kunci sukses untuk memasarkan produk saat ini. Sebut saja Facebook dan Instagram. Kedua media sosial ini sangat populer sebagai lahan untuk mengembangkan usaha dan memaksimalkan keuntungan.
Hal yang perlu dilakukan untuk memasarkan produk adalah membuat akun khusus untuk online shopping kamu. Kalau nggak mau repot, kamu bisa saja langsung memanfaatkan akun pribadi untuk memasarkan produk tersebut.
Nah di tahap ini, kamu mulai bisa mengenalkan keberadaan brand kepada target audiensi, tentu setelah persiapan sudah oke ya.
Baca Juga: 10 Tips Jualan Online di Media Sosial Agar Cepat Laku
10. Tonjolkan Brand Personality
Nah tips terakhir, sesuai dengan tujuan awal artikel ini yakni menjadi reseller sukses yang memiliki brand terkenal, maka kamu perlu memamerkan keunikan brand kamu tersebut kepada para pelanggan.
Salah satu caranya adalah dengan teknik copywriting dalam setiap promosi. Cara itu berguna loh menarik pelanggan dengan cepat.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang Hanya dengan Nonton YouTube
So, bagaimana guys? Sudah siap menjadi dropshipper. Cara menjadi dropshipper di atas adalah salah satu cara kamu sukses hanya dengan kerja di rumah loh. Nah, kalau kamu punya kritik dan saran, langsung tulis di kolom komentar bawah sini ya guys.
Jangan lupa untuk LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com









