Intermezzo

10+ Jenis-jenis Reksa Dana yang Jarang Diketahui!

Home / Intermezzo / 10+ Jenis-jenis Reksa Dana yang Jarang Diketahui!

jenis-jenis reksa dana

Seperti yang kita ketahui, ada banyak sekali investasi terbaik yang cocok untuk pemula, salah satunya reksa dana. Reksa dana merupakan jenis investasi untuk para investor yang belum berani mengambil resiko tinggi untuk mencoba investasi di pasar modal.

Enaknya lagi, investasi reksa dana ini kelola oleh badan hukum yaitu Manajer Investasi. Dimana manajer investasi ini berguna untuk menghimpun dana masyarakat. Oh iya, di reksa dana ini ada banyak sekali jenisnya.

Nah, untuk kamu yang mau tau ada apa aja jenisnya, bisa langsung simak aja ya artikel berikut ini!

Berikut Ini Jenis-jenis Reksa Dana

Buat kamu yang berencana ingin berinvestasi di reksa dana, kamu pahami dulu jenis-jenis reksa dana berikut ini ya!

1. Reksa Dana Pasar Uang

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Pasar Uang

Jenis reksa dana yang pertama adalah reksa dana pasar uang. Reksa dana pasar uang atau yang dikenal dengan money market fund. Reksa dana pasar uang memiliki jatuh tempo investasi kurang lebih dari 1 tahun.

Ada banyak bentuk dari investasi reksadana pasar uang, antara lain deposito berjangka (time deposit), sertifikat deposito (certificate of deposit), SBI (Sertifikat Bank Indonesia), SBPU (Surat Berharga Pasar Uang), dan lainnya.

Tujuan dari instrumen investasi reksa dana pasar uang ini untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal. Resiko dari reksadana pasar uang relatif lebih rendah, jika dibandingkan dengan jenis investasi reksadana lainnya.

2. Reksa Dana Campuran

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Campuran

Jenis reksa dana berikutnya adalah reksa dana campuran. Reksa dana campuran atau yang dikenal dengan nama balance mutual fund. Jenis reksa dana ini merupakan investasi reksadana yang mengalokasikan dana yang ada di dalam portofolio dengan sangat bervariasi.

Jadi intinya jenis investasi ini berbentuk campuran antara obligasi, saham blue chip Indonesia dan lain sebagainya.  Tujuan dari jenis reksa dana ini untuk pertumbuhan pendapatan dan harga.

Untuk resiko dari jenis investasi reksa dana ini relatif lebih tinggi, jika dibandingkan dengan jenis investasi reksadana pendapatan tetap. Namun untuk return yang didapatkan justru di atas reksa dana pasar uang.

3. Reksa Dana Obligasi

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Obligasi

Jenis reksa dana selanjutnya adalah reksa dana obligasi. Reksa dana ini aktivitas dimana investor menginvestasikan pada obligasi atau surat hutang yang dimiliki pemerintah atau perusahaan, dimana jatuh temponya selama 1 tahun.

Investasi reksa dana ini memiliki bunga yang rendah, namun returnnya lebih tinggi jika terjadi inflasi (kenaikkan barang dan jasa). Resiko investasi reksa dana ini terdapat di fluktuasi harga.

4. Reksa Dana Saham

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Saham

Jenis reksa dana terbaik berikutnya adalah reksa dana saham. Reksadana saham atau yang dikenal dengan equity fund ini merupakan investasi reksa dana yang jenis instrumennya berupa saham.

Jenis investasi reksa dana ini memiliki kurang lebih 80% dari aktiva dalam bentuk efek dan bersifat ekuitas. Berbeda dengan jenis sebelumnya, tujuan dari investasi ini untuk pertumbuhan saham atau unit dalam jangka panjang.

Apalagi resiko dari jenis investasi reksa dana ini relatif lebih tinggi dibandingkan dengan jenis investasi reksa dana pasar uang, pendapatan tetap dan campuran.

Namun, jenis reksa dana ini memiliki potensi tingkat return yang paling tinggi. Makanya gak heran, kalau jenis investasi ini kerap dijadikan investasi jangka panjang oleh para investor.

5. Reksa Dana Pendapatan Tetap

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Jenis reksa dana terbaik selanjutnya adalah reksa dana pendapatan tetap. Reksadana pendapatan tetap ini dikenal juga dengan nama fixed income fund. Nah, kalau investasi reksa dana ini jenis instrumennya adalah obligasi.

Dimana investasinya kurang lebih 80% dari aktiva dalam bentuk efek utang. Sedangkan tujuan dari investasi ini untuk menghasilkan tingkat return yang stabil.

Makanya resiko dari jenis investasi reksa dana ini relatif lebih besar dibandingkan dengan jenis investasi reksa dana pasar uang. Namun untuk return yang didapatkan lebih stabil dan cenderung tinggi.

6. Reksa Dana Terstruktur

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Terstruktur

Jenis reksa dana berikutnya adalah reksa dana terstruktur. Untuk jenis investasi ini investor akan menempatkan modalnya untuk surat berharaga seperti saham blue chip dan obligasi.

Selain itu, terdapat juga reksa dana dirancang dengan struktur tertentu. Reksa dana terstruktur sendiri terdapat 3 jenis, antara lain reksa dana penjaminan, reksa dana terproteksi dan reksa dana indeks.

7. Reksa Dana Penjaminan

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Penjaminan

Untuk jenis reksa dana penjamin ini termasuk ke dalam jenis reksa dana terstruktur. Jenis reksa dana ini disebut juga dengan Capital Guaranted Fund. Reksa dana penjaminan ini merupakan investasi reksa dana yang memberikan jaminan nilai di awal kepada investornya.

Jaminan ini akan diberikan dengan cara perjanjian penjaminan dari salah satu perusahaan asuransi. Sayangnya, saat ini belum ada manajer investasi yang mengeluarkan produk ini di aplikasi investasi online. Sehingga akan ada biaya premi asuransi untuk skema investasi ini.

8. Reksa Dana Terproteksi

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Terproteksi

Jenis investasi ini juga sama dengan reksa dana penjaminan, dimana reksa dana terproteksi termasuk ke dalam jenis reksa dana terstruktur. Reksa dana terproteksi ini disebut juga dengan Capital Protected Fund, dimana reksa dana ini memiliki karakater yang mirip dengan deposito.

Dimana akan ada masa jatuh tempo untuk membagikan keuntungannya secara berkala. Biasanya untuk nilai pokok investasinya masih teatp utuh sebelum jatuh tempo.

Meski berisikan obligasi, akan tetapi manajer investasi akan melakukan strategi atau pengelola investasi di jenis ini dengan pasif. Jadi membeli dan memiliki hanya sampai jatuh tempo saja.

Jika penerbit obligasi mampu membayar obligasinya, maka pemegang unit di reksa dana terproteksi ini akan mendapatkan pokok investasinya. Selain itu, reksa dana ini tidak selalu ditawarkan atau ditawarkan dalam periode tertentu.

9. Reksa Dana Indeks

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Indeks

Terakhir untuk jenis reksa dana terstrukur ini terdapat reksa dana Indeks. Investasi ini dikenal juga dengan Index Fund, dimana portofolio investasi reksa dana ini akan mengacu pada indeks tertentu dan bisa kamu jadikan sebagai investasi jangka pendek.

Jadi manajer investasi ini tentu akan menggunakan indeks saham atau indeks obligasi untuk mengelola dan menyusun reksa dana ini. Contohnya manajer investasi mengacu pada indeks LQ45 yang terdapat 45 saham likuid di bursa, maka manajer investasi akan meniru saham yang terdapat di LQ45.

Untuk jenis investasi reksa dana ini strateginya dilakukan dengan pasif, jadi saham akan disimpan ketika sudah dibeli. Jadi investor mengharapkan imbal hasilnya tidak jauh berbeda dengan indeks acuannya.

10. Reksa Dana Syariah

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Syariah

Selanjutnya ada reksa dana syariah, tentunya jenis investasi ini memiliki mekanisme yang tidak boleh bertentangan dengan prinsip syariah. Artinya investasi investor tidak ditempatkan di sektor industri yang keuntungannya mengandung riba.

Selain itu, reksa dana syariah tidak serta merta untuk mendapatkan keuntungan tetapi bisa juga dijadikan sebagai Social Responsibility Investment, jadi tujuan investasinya untuk bertanggung jawab sosial.

Investasi jenis ini cukup ketat karena harus melalui proses screening, dimana akan melakukan penyaringan terlebih dahulu, agar bisa sesuai dengan produk syariah. Selain itu, investasi ini diawasi oleh Dewan Pengawas Syariah.

11. Reksa Dana Sektor Riil

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Sektor Riil

Berikutnya investasi reksa dana sektor riil, untuk investasi ini manajer investasi akan menempatkan dana investor di sektor riil seperti Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT), Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) dan Dana Investasi Real Estat (DIRE).

12. Reksa Dana Real Estat

jenis-jenis reksa dana

Reksa Dana Real Estat

Terakhir ada reksa dana real estat, investasi ini dikenal juga dengan nama Real Estate Investment Trust (REIT). Jadi investasi ini dana akan dihimpun kepada aset real estat, yang dimana kebanyakan terkait dengan kas, real estat dan setara dengan kas.

Jadi manajer investasi akan mengelola reksa dana membelikan properti seperti bangunan, tanah, gedung, saham, obligasi di perusahaan terbuka yang tentunya terkait dengan properti. Untuk perhitungan nilai aktiva bersih di reksa dana ini akan dilakukan oleh pihak penilai.

So, itulah beberapa jenis-jenis investasi reksa dana. Nah, menurut kamu ada lagi gak sih, jenis reksa dana lainnya? Kalau ada, jangan lupa tulis di kolom komentar bawah sini yah 🙂

Artikel Menarik Lainnya!

Jangan lupa untuk LIKE kita di Facebook, Follow Twitter dan Instagram TipsPintar.com. Ditambah lagi, biar gak ketinggalan video-video menarik dari kita, jangan lupa Subcribe YouTube Channel TipsPintar.com

Dapatkan Tips Menarik Setiap Harinya!

  • Dapatkan tips dan trik yang belum pernah kamu tau sebelumnya
  • Jadilah orang pertama yang mengetahui hal-hal baru di dunia teknologi
  • Dapatkan Ebook Gratis: Cara Dapat 200 Juta / bulan dari AdSense
To Top